Pages

Senin, 10 Juni 2013

Tasawuf Bukan Penyebab Kemunduran Agama Islam


portalsantri.com - Tasawuf atau sufisme adalah intisari ajaran islam yang membawa kesadaran manusia untuk menyucikan jiwa, menjernihkan akhlaq, membangun dhahir dan batin serta penyerahan diri dan ketundukan (al-inqiyah), seperti halnya kata islam itu sendiri yang berarti ketundukan dan kepasrahan.
Kesufian adalah wilayah yang menghubungkan dimensi kejiwaan manusia secara lahiriah dan batiniah, Pengalaman kesufian ini hanya bisa dialami ketika batin manusia bersih dari sifat-sifat yang tercela (madzmumah), seperti takabur (sombong), riya’ (pamer), ‘ujub (bangga diri yang berlebihan), hasud (dengki), dan sejenisnya.
Menurut al-Ghazali, Hati manusia diibaratkan seperti cermin, sedang sifat-sifat madzmummah (tercela) bagaikan debu atau kotoran yang menempel pada cermin. Ketika cermin di penuhi debu atau kotoran, maka cermin tidak akan dapat memantulkan cahaya dengan utuh. Semakin tebal debu atau kotoran yang menempel pada cermin, maka semakin reduplah pantulan cahaya itu. Demikian halnya dengan hati manusia, semakin banyak dosa dan kesalahan yang dilakukan, maka semakin redup hatinya dalam memancarkan cahaya ke-Tuhan-an.
Pendapat yang mengatakan bahwa tasawuf menjadi penyebab kemunduran islam adalah tidak benar, karena yang terjadi justru sebaliknya. sebab, kemunculan tasawuf yang bermula pada abad pertama hijriyah adalah bentuk perlawanan terhadap penyimpangan dari ajaran islam yang sudah diluar syariat. Ada beberapa penguasa saat itu yang sering menggunakan Islam sebagai alat legitimasi ambisi pribadi, bahkan tak segan-segan menampik sisi-sisi ajaran islam yang tidak sesuai dengan pola hidup mereka.
Sejak masa itu, sejarah mencatat bahwa munculnya pembaharuan dikalangan umat islam yang iklas dan tulus dilakukan oleh orang-orang sufi. Mereka mendapat spirit cahay nurani dari semangat “penghambaan” . Cahaya tasawuf terpencar luas tanpa melalui gerakan yang diorganisasikan. Seorang sufi, pada awal dan akhirnya, adlah penegak dan penjunjung pesan-pesan islam. Wallahu a’lam bish-shawab.

Visit us at portalsantri.com

0 komentar:

Posting Komentar